Notification texts go here Contact Us Buy Now!
Postingan

BAB: KONSEP DASAR ILMU EKONOMI Sub Bab 3 — Prinsip, Tindakan, dan Motif Ekonomi Sub Bab 4 — Pembagian Ilmu Ekonomi

Lini Ekonomi

 📚 EKONOMI KELAS X

BAB: KONSEP DASAR ILMU EKONOMI

Sub Bab 3 — Prinsip, Tindakan, dan Motif Ekonomi

Sub Bab 4 — Pembagian Ilmu Ekonomi

🟦 SUB BAB 3

PRINSIP, TINDAKAN, DAN MOTIF EKONOMI

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:

Menjelaskan pengertian tindakan ekonomi.

Mengidentifikasi macam-macam tindakan ekonomi.

Menjelaskan pengertian motif ekonomi.

Mengidentifikasi berbagai macam motif ekonomi.

Menjelaskan pengertian prinsip ekonomi.

Menerapkan prinsip ekonomi dalam kehidupan sehari-hari.

Menganalisis hubungan antara tindakan, motif, dan prinsip ekonomi.

1. TINDAKAN EKONOMI

A. Pengertian Tindakan Ekonomi

Tindakan ekonomi adalah segala kegiatan manusia yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan mempertimbangkan pilihan dan sumber daya yang tersedia.

Manusia melakukan tindakan ekonomi karena:

Kebutuhan manusia banyak, sedangkan sumber daya yang tersedia terbatas.

Contoh:

Seorang siswa memiliki uang Rp20.000.

Ia ingin membeli:

makanan Rp10.000

minuman Rp5.000

alat tulis Rp8.000

pulsa Rp10.000

Karena uangnya terbatas, ia harus menentukan pilihan.

➡️ Keputusan memilih kebutuhan yang paling penting merupakan tindakan ekonomi.

2. JENIS-JENIS TINDAKAN EKONOMI

A. Tindakan Ekonomi Rasional

Tindakan ekonomi yang dilakukan berdasarkan pertimbangan yang matang untuk memperoleh manfaat terbaik.

Contoh:

Dina memiliki uang Rp50.000 dan ingin membeli sepatu.

Ia:

membandingkan harga,

membandingkan kualitas,

membaca ulasan,

memilih sepatu yang sesuai kebutuhan.

➡️ Ini merupakan tindakan ekonomi rasional.

B. Tindakan Ekonomi Irasional

Tindakan ekonomi yang dilakukan tanpa pertimbangan yang matang atau lebih dipengaruhi oleh emosi dan keinginan sesaat.

Contoh:

Andi membeli sepatu mahal hanya karena sedang tren, padahal sepatu lamanya masih bagus dan uang tersebut sebenarnya dibutuhkan untuk membeli buku.

➡️ Ini merupakan tindakan ekonomi irasional.

Perbandingan

Rasional

Irasional

Berdasarkan pertimbangan

Tidak mempertimbangkan dengan baik

Mengutamakan kebutuhan

Cenderung mengutamakan keinginan

Mempertimbangkan manfaat

Sering dipengaruhi emosi

Membandingkan alternatif

Membeli secara spontan

3. MOTIF EKONOMI

A. Pengertian Motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah alasan atau dorongan yang menyebabkan seseorang melakukan tindakan ekonomi.

Sederhananya:

Motif = alasan mengapa seseorang melakukan kegiatan ekonomi.

Contoh:

Pak Ahmad membuka toko.

Tindakannya: membuka toko.

Motifnya: memperoleh keuntungan dan memenuhi kebutuhan keluarga.

4. MACAM-MACAM MOTIF EKONOMI

1. Motif Memenuhi Kebutuhan

Seseorang melakukan kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Contoh:

bekerja untuk mendapatkan penghasilan,

membeli makanan karena lapar,

membeli pakaian karena membutuhkan pakaian.

2. Motif Memperoleh Keuntungan

Motif yang mendorong seseorang melakukan kegiatan ekonomi untuk mendapatkan keuntungan.

Contoh:

Seorang pedagang membeli barang seharga Rp50.000 kemudian menjualnya Rp65.000.

Selisih harga tersebut menjadi keuntungan.

3. Motif Memperoleh Penghargaan

Seseorang melakukan kegiatan ekonomi untuk mendapatkan penghargaan, pengakuan, atau prestise.

Contoh:

Seorang pengusaha mengembangkan usahanya agar memperoleh penghargaan sebagai pengusaha berprestasi.

4. Motif Memperoleh Kekuasaan Ekonomi

Dorongan untuk memperoleh pengaruh atau posisi yang lebih kuat dalam kegiatan ekonomi.

Contoh:

Sebuah perusahaan berusaha memperluas jaringan usaha sehingga memiliki pengaruh besar dalam pasar.

5. Motif Sosial

Kegiatan ekonomi dilakukan untuk membantu orang lain atau memberikan manfaat kepada masyarakat.

Contoh:

membuka lapangan pekerjaan,

memberikan bantuan kepada korban bencana,

menjual kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

5. MOTIF EKONOMI PRODUSEN

Produsen dapat memiliki berbagai motif, antara lain:

memperoleh keuntungan,

mempertahankan kelangsungan usaha,

memperluas usaha,

memperoleh kekuasaan pasar,

memenuhi kebutuhan masyarakat,

memperoleh penghargaan.

Contoh:

Sebuah UMKM memproduksi makanan halal.

Motifnya: ➡️ memperoleh keuntungan

➡️ memenuhi kebutuhan konsumen

➡️ membuka lapangan kerja.

6. MOTIF EKONOMI KONSUMEN

Konsumen melakukan kegiatan ekonomi karena berbagai alasan, misalnya:

memenuhi kebutuhan,

memperoleh kepuasan,

memperoleh harga terbaik,

meningkatkan kualitas hidup,

mengikuti perkembangan zaman.

Contoh:

Siswa membeli laptop untuk belajar.

Motif utamanya:

➡️ memenuhi kebutuhan belajar.

Jika membeli laptop hanya karena ingin terlihat keren:

➡️ motifnya lebih berkaitan dengan gengsi/prestise.

7. PRINSIP EKONOMI

A. Pengertian

Prinsip ekonomi adalah dasar atau pedoman seseorang dalam melakukan kegiatan ekonomi agar memperoleh hasil atau manfaat tertentu dengan pengorbanan yang seefisien mungkin.

Sederhananya:

Dengan pengorbanan tertentu memperoleh hasil maksimal, atau dengan hasil tertentu menggunakan pengorbanan seminimal mungkin.

Rumus sederhana:

Hasil maksimal + pengorbanan minimal = efisiensi

8. CONTOH PRINSIP EKONOMI

Contoh 1 — Konsumen

Rina ingin membeli buku.

Ia menemukan:

Toko A = Rp50.000

Toko B = Rp45.000

Toko C = Rp42.000

Jika kualitas dan kondisi buku sama, Rina memilih Toko C.

➡️ Rina menerapkan prinsip ekonomi.

Contoh 2 — Produsen

Sebuah perusahaan ingin menghasilkan 1.000 produk dengan biaya serendah mungkin tetapi tetap mempertahankan kualitas.

➡️ Perusahaan menerapkan prinsip ekonomi.

Contoh 3 — Distributor

Distributor memilih jalur pengiriman yang lebih efisien agar biaya transportasi lebih rendah dan barang tetap sampai tepat waktu.

➡️ Prinsip ekonomi.

9. PRINSIP EKONOMI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Pelaku

Contoh penerapan

Konsumen

Membandingkan harga sebelum membeli

Produsen

Menghemat bahan baku

Distributor

Memilih transportasi yang efisien

Pemerintah

Menggunakan anggaran secara efektif

Siswa

Menggunakan uang saku sesuai kebutuhan

10. HUBUNGAN TINDAKAN, MOTIF, DAN PRINSIP EKONOMI

Ketiganya saling berkaitan.

Polanya:

MOTIF → TINDAKAN → PRINSIP

Contoh:

Ahmad ingin mendapatkan keuntungan.

⬇️

Motif: memperoleh keuntungan

⬇️

Ahmad membeli bahan baku dengan harga murah tetapi berkualitas.

⬇️

Tindakan ekonomi: membeli bahan baku.

⬇️

Ahmad membandingkan harga dan kualitas terlebih dahulu.

⬇️

Prinsip ekonomi: memperoleh hasil yang baik dengan pengorbanan yang efisien.

Kesimpulan:

Motif menjelaskan alasan seseorang bertindak, tindakan merupakan kegiatan yang dilakukan, sedangkan prinsip menjadi pedoman dalam melakukan tindakan ekonomi.

🟩 SUB BAB 4

PEMBAGIAN ILMU EKONOMI

A. Pengertian

Ilmu ekonomi merupakan ilmu yang mempelajari bagaimana manusia menggunakan sumber daya yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas.

Secara umum, menurut pembagian yang banyak digunakan dalam materi Ekonomi Kelas X, ilmu ekonomi terdiri atas:

Ekonomi Deskriptif

Teori Ekonomi

Ekonomi Terapan �

Repositori Kemendikdasmen + 1

1. EKONOMI DESKRIPTIF

Pengertian

Ekonomi deskriptif adalah bagian ilmu ekonomi yang menggambarkan keadaan atau fakta ekonomi yang terjadi dalam masyarakat berdasarkan data yang tersedia.

Data dapat disajikan dalam bentuk:

angka,

tabel,

grafik,

diagram,

laporan,

statistik.

Contoh:

Data menunjukkan bahwa harga beras mengalami kenaikan dalam beberapa bulan.

Ekonomi deskriptif menggambarkan fakta tersebut berdasarkan data.

Contoh Ekonomi Deskriptif

Misalnya:

Tingkat pengangguran suatu negara mengalami perubahan dari tahun ke tahun.

Ekonomi deskriptif akan menyajikan:

Tahun → jumlah pengangguran → persentase pengangguran

Tanpa terlebih dahulu membahas secara mendalam mengapa perubahan tersebut terjadi.

2. TEORI EKONOMI

Pengertian

Teori ekonomi adalah bagian ilmu ekonomi yang digunakan untuk menjelaskan hubungan antara berbagai gejala atau kegiatan ekonomi.

Teori ekonomi membantu menjawab pertanyaan:

Mengapa suatu peristiwa ekonomi terjadi?

Teori ekonomi secara umum dibagi menjadi:

A. Ekonomi Mikro

B. Ekonomi Makro

3. EKONOMI MIKRO

Pengertian

Ekonomi mikro mempelajari perilaku dan keputusan unit-unit ekonomi secara individual atau bagian-bagian kecil dari perekonomian.

Unit yang dipelajari antara lain:

konsumen,

rumah tangga,

perusahaan,

produsen,

pasar tertentu.

Contoh masalah ekonomi mikro:

Mengapa harga cabai naik?

Bagaimana konsumen menentukan barang yang dibeli?

Berapa jumlah barang yang harus diproduksi perusahaan?

Mengapa permintaan suatu produk meningkat?

Bagaimana harga terbentuk di pasar?

Contoh:

Harga kopi di sebuah kedai naik dari Rp15.000 menjadi Rp20.000.

Ekonomi mikro dapat menganalisis:

➡️ bagaimana perubahan harga memengaruhi permintaan konsumen.

4. EKONOMI MAKRO

Pengertian

Ekonomi makro mempelajari kegiatan perekonomian secara keseluruhan atau dalam lingkup yang luas.

Hal yang dipelajari antara lain:

pertumbuhan ekonomi,

inflasi,

pengangguran,

pendapatan nasional,

tingkat suku bunga,

kebijakan pemerintah,

perdagangan internasional.

Contoh masalah ekonomi makro:

Mengapa inflasi meningkat?

Mengapa pengangguran meningkat?

Bagaimana pertumbuhan ekonomi Indonesia?

Bagaimana kebijakan pemerintah memengaruhi perekonomian?

5. PERBEDAAN EKONOMI MIKRO DAN MAKRO

Ekonomi Mikro

Ekonomi Makro

Membahas bagian kecil ekonomi

Membahas perekonomian secara keseluruhan

Konsumen

Pendapatan nasional

Perusahaan

Pertumbuhan ekonomi

Harga suatu barang

Inflasi

Permintaan dan penawaran suatu pasar

Pengangguran

Perilaku produsen

Kebijakan ekonomi

Cara mudah mengingat:

MIKRO = kecil/individual

MAKRO = luas/keseluruhan

6. EKONOMI TERAPAN

Pengertian

Ekonomi terapan adalah penerapan teori dan prinsip ekonomi untuk menganalisis serta menyelesaikan masalah ekonomi dalam kehidupan nyata.

Jika:

Ekonomi deskriptif = menggambarkan

Teori ekonomi = menjelaskan

Ekonomi terapan = menerapkan

7. CONTOH EKONOMI TERAPAN

Beberapa bidang ekonomi terapan antara lain:

1. Ekonomi Moneter

Mempelajari masalah yang berkaitan dengan:

uang,

perbankan,

jumlah uang beredar,

inflasi,

kebijakan moneter.

2. Ekonomi Internasional

Mempelajari kegiatan ekonomi antarnegara, seperti:

ekspor,

impor,

perdagangan internasional,

kurs,

kerja sama ekonomi internasional.

3. Ekonomi Publik

Mempelajari kegiatan ekonomi pemerintah, seperti:

pajak,

subsidi,

pengeluaran pemerintah,

APBN.

4. Ekonomi Pembangunan

Mempelajari proses pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

5. Ekonomi Industri

Mempelajari kegiatan perusahaan dan struktur industri dalam perekonomian.

6. Ekonomi Syariah

Mempelajari kegiatan ekonomi berdasarkan prinsip-prinsip syariah Islam.

8. PEMBAGIAN ILMU EKONOMI — PETA KONSEP

                 ILMU EKONOMI

                       │

        ┌──────────────┼──────────────┐

        │              │              │

   DESKRIPTIF       TEORI         TERAPAN

        │              │              │

   Menggambarkan    Menjelaskan    Menerapkan

     fakta           fenomena        teori

                       │

                 ┌─────┴─────┐

                 │           │

               MIKRO        MAKRO

                 │           │

              Individu    Keseluruhan

              & pasar      ekonomi

9. EKONOMI POSITIF DAN NORMATIF

Sebagai pengayaan, ilmu ekonomi juga sering dibedakan menjadi ekonomi positif dan ekonomi normatif. �

Repositori Kemendikdasmen

A. Ekonomi Positif

Membahas ekonomi berdasarkan fakta dan hubungan sebab-akibat, tanpa memberikan penilaian apakah sesuatu baik atau buruk.

Contoh:

"Kenaikan harga BBM dapat meningkatkan biaya transportasi."

Pernyataan tersebut dapat diuji berdasarkan data.

B. Ekonomi Normatif

Membahas ekonomi berdasarkan pendapat, nilai, atau apa yang seharusnya dilakukan.

Contoh:

"Pemerintah seharusnya memberikan subsidi transportasi bagi masyarakat berpenghasilan rendah."

Kata "seharusnya" menunjukkan adanya penilaian atau rekomendasi.

🟨 10. RINGKASAN SUB BAB 3

Prinsip Ekonomi

Pedoman untuk memperoleh hasil/manfaat sebaik mungkin dengan pengorbanan yang efisien.

Tindakan Ekonomi

Kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan.

Motif Ekonomi

Alasan atau dorongan seseorang melakukan tindakan ekonomi.

Hubungannya:

Motif → mendorong tindakan → dilakukan berdasarkan prinsip ekonomi.

🟨 11. RINGKASAN SUB BAB 4

Pembagian

Inti Pembahasan

Ekonomi Deskriptif

Menggambarkan fakta ekonomi

Ekonomi Teori

Menjelaskan hubungan/gejala ekonomi

Ekonomi Mikro

Bagian kecil/individu

Ekonomi Makro

Perekonomian secara keseluruhan

Ekonomi Terapan

Menerapkan teori untuk masalah nyata

Ekonomi Positif

Berdasarkan fakta

Ekonomi Normatif

Berdasarkan nilai/apa yang seharusnya

🎯 12. AKTIVITAS PEMBELAJARAN

Studi Kasus 1

Andi memiliki uang Rp30.000. Ia ingin membeli:

makanan Rp15.000

minuman Rp8.000

buku Rp25.000

aksesori Rp20.000

Pertanyaan:

Apa kebutuhan yang sebaiknya diprioritaskan?

Apa tindakan ekonomi Andi?

Apa prinsip ekonomi yang dapat diterapkan?

Apa kemungkinan motif ekonomi Andi?

Studi Kasus 2

Harga cabai di pasar meningkat dari Rp40.000/kg menjadi Rp70.000/kg.

Seorang peneliti mengumpulkan data harga cabai selama satu tahun dan membuat grafik perubahan harga.

Pertanyaan:

Apakah kegiatan tersebut termasuk ekonomi deskriptif?

Mengapa?

Jika kemudian peneliti menganalisis penyebab kenaikan harga, termasuk bagian apa?

Jawaban konsep:

Ya.

Karena menggambarkan fakta berdasarkan data.

Analisisnya masuk ke teori ekonomi.

Posting Komentar

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.